Tuesday, February 12, 2013

Jangan Sia-Siakan Hidupmu

Ada seorang penulis yang sedang memperhatikan apa pun yang dikerjakan oleh orang-orang di sekitarnya. Setiap pagi dia melihat seorang anak kecil berangkat ke sekolah mengenakan seragam merah putih.

Lalu iya berjalan ke sawah, dilihatnya seorang petani sedang membajak sawahnya sebelum menanaminya dengan bibit padi. Dia juga melihat ada seorang wanita yang rajin berjualan kue yang dijajakn dari pintu-ke pintu.

Puluhan tahun telah ia lalui dengan pengamatan yang sama terhadap seorang anak kecil, petani, dan seorang penjual kue. Ada yang berbeda dari mereka. Seorang anak kecil yang dulunya berseragam merah putih, kini telah menjadi seorang pengusaha. Seorang petani masih sama dengan pekerjaannya yaitu menanam padi dan menuai beras sehingga penulis itu masih bisa menikmati nasi setiap hari. Sedangkan untuk seorang penjual kue kini telah memiliki toko yang besar hasil dari keuletannya.

Segala sesuatu yang kita kerjakan dengan penuh keyakinan dan ketekunan pasti akan membuahkan hasil yang maksimal. Jangan sia-sia waktu yang kita miliki. Bila kita ingin menuai esok hari, maka kita harus menaburnya dari sekarang.

Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.
( Amsal 13:4 )


Sumber : Renungan Harian Kristen

Tuesday, February 5, 2013

Hanya Bergantung Pada Tuhan

Rahasia Menjadi Kuat dalam Hidup

menjadi kuatTolonglah kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-Mulah kami bersandar
( 2 Tawarikh 14:11 )

Sebuah dongeng kuno dari Indonesia menceritakan tentang seekor kura-kura yang dapat terbang. Ia menggigit sebatang kayu yang dibawa oleh dua ekor angsa. Pada saat kura-kura itu mendengar orang-orang dari darat yang melihatnya berkata, Wah, cemerlang sekali ide angsa-angsa itu! harga dirinya sangat terluka sehingga ia berteriak, Itu ideku! Tentu saja ia jadi kehilangan pegangan. Harga dirinya telah menjadi kehancuran bagi dirinya.

Selama empat puluh satu tahun, Asa menjadi raja yang kuat dan rendah hati. Ia membawa kedamaian dan kemakmuran bagi kerajaan Yehuda. Dan pada tahun-tahun awal pemerintahannya, Asa menaikkan doa demikian, Ya Tuhan, selain daripada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-Mulah kami bersandar (2Tawarikh 14:11).

Namun pada akhir pemerintahannya, ketika pasukan kerajaan Israel bagian utara menyerangnya, Asa mencari pertolongan dari raja Siria dan bukannya dari Allah. Karena kebodohannya, pemerintahannya melemah dan bangsanya mengalami peperangan. Apa yang salah dalam hal ini? Karena bangga dengan keberhasilan masa lalu, Asa telah lupa bahwa seharusnya ia bergantung pada Tuhan, sehingga Tuhan tak lagi menunjukkan diri-Nya kuat demi kepentingan Asa (2 Tawarikh 16:9).
Allah masih mencari orang-orang yang mengizinkan Dia untuk menunjukkan kekuatan-Nya dalam hidup mereka. Hidup dengan rendah hati dan bergantung pada Allah merupakan ide yang benar-benar cemerlang!

TAK SEORANG PUN LEBIH KUAT DARIPADA SESEORANG YANG BERGANTUNG PADA ALLAH

Sumber : Christian Story.Com

Saturday, February 2, 2013

Tukar Link


Hilang Arah

Hilang ArahAda seorang nahkoda sedang kebingungan saat kapalnya hilang arah di tengah lautan. Tiba-tiba kompasnya tidak berfungsi dan kini kapalnya terombang-ambing. Belum lagi cuaca yang tidak bersahabat karena nampaknya badai akan segera tiba. Sang nahkoda pun putus asa dan merelakan seluruh isi kapal termasuk dirinya ke dalam bahaya begitu saja.

Pernahkah kita mengalami hilang arah dalam kehidupan kita? Kita tidak tahu kemana akan melangkah. Dan saat badai kehidupan datang menerpa, kita hanya bisa terdiam dan pasrah terhadap semua yang terjadi. Kita pun tidak sanggup untuk bangit dan melawan semua itu karena kita berpikir bahwa semua masalah tersebut terlalu berat untuk dilalui.

Kita tidak perlu kuatir. Kita tidak perlu takut. Kita mempunyai Yesus. Bila kita panggil Yesus dalam kehidupan kita, bila kita melibatkan Yesus dalam semua rencana kita, maka Yesuslah yang akan pegang kendali atas kehidupan kita.

Di dalam Yesus ada kekuatan baru. Di dalam Yesus ada kemenangan. Di dalam Yesus ada suka cita dan damai sejahtera. Tidak ada kuasa yang melebihi kuasa Tuhan Yesus. Yesus akan menuntun jalan kita sehingga kita akan menuju jalan kemenangan dan bukan kebinasaan.

TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.
( Yesaya 58:11 )


Sumber : Renungan Harian Kristen

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India