Saturday, August 10, 2013

Meraih Keberhasilan Bersama Yesus

“Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya. Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil.” 2 Tawarikh 26:4-5

Uzia diangkat menjadi raja Yehuda pada saat berumur enam belas tahun. Dan ia memerintah selama lima puluh dua tahun lamanya di Yerusalem. Tuhan menyertai dia dan membuat segala usahanya menjadi berhasil.

Lima puluh dua tahun bukan merupakan waktu yang sebentar. Pada waktu itu, tidak banyak orang yang bisa menjadi raja dan memerintah cukup lama. Tetapi Uzia melakukannya sejak ia masih muda.
Banyak orang yang merasa bahwa mereka tidak cukup pengalaman dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan kepada mereka. Mereka merasa tidak mempunyai cukup keahlian, pengetahuan, ketrampilan, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan dan masih banyak lagi alasan.

Tidak sedikit juga yang menolak tugas-tugas baru yang diberikan kepada mereka, karena merasa tidak percaya diri dalam menjalankan tanggung jawab yang lebih besar.

Uzia menerima tanggung jawab yang besar pada usia yang masih belia. Tetapi dia tidak takut dan gentar dalam menerima dan menjalankan tugas baru tersebut. Dan kita dapat melihat bahwa dia berhasil memerintah dalam waktu yang cukup lama.

Apa yang menjadi kunci keberhasilan Uzia selama menjadi raja?

1. Melakukan apa yang benar di mata Tuhan

Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN” 2 Tawarikh 26:4a

Uzia hanya perlu melakukan hal yang benar di mata Tuhan. Dia tidak melihat umurnya sebagai suatu kekurangan. Tetapi dia tetap fokus melakukan apa yang harus dilakukan, yaitu kebenaran. Dengan demikian, Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah hidupnya. Musuh-musuh dapat dikalahkan dengan mudah, bahkan mereka gentar terhadap Uzia.


Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” Yosua 1:8

Renungkanlah Firman Tuhan setiap hari, maka kita akan tahu apa yang benar dan berkenan di hadapan Tuhan dan apa yang tidak berkenan di hadapanNya. Lakukanlah apa yang berkenan bagi Tuhan, maka Dia akan menyertai setiap langkah hidup kita.

Dia akan memberi kita hikmat, sehingga kita dapat mengambil keputusan yang tepat di saat-saat yang genting. Dia akan memberikan kita keberanian, sehingga kita dapat melangkah dengan iman untuk meraih keberhasilan. Dan Dia akan memberikan kita keberuntungan, sehingga kita dapat senantiasa berhasil dalam setiap tindakan kita.

2. Mencari Tuhan

Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah.” 2 Tawarikh 26:5a

Uzia senantiasa mencari Tuhan pada masa pemerintahannya, dan dia belajar untuk takut akan Tuhan. Tuhan menjadi fokus hidupnya selama dia memerintah. Dia mengutamakan Tuhan dalam tiap langkahnya. Dia mengerti bahwa dengan mencari Tuhan, maka dia akan menemukan sumber dari segala hikmat yang pernah ada di muka bumi ini.

Uzia mendapatkan hikmat, kebijaksanaan dan pengetahuan yang dia perlukan untuk memerintah sebagai raja. Semuanya itu dia peroleh dengan cara mencari Tuhan.

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.” Amsal 1:7

untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna, untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran, untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda–

baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan– untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka-teki orang bijak.” Amsal 1:2-6

Kita mungkin tidak memiliki cukup pengetahuan, pengalaman dan kepandaian untuk melakukan suatu tanggung jawab yang besar yang ada di depan kita. Tetapi ketika kita rajin mencari wajah Tuhan, maka Tuhan akan memberikan hikmat dari segala hikmat yang membuat kita dapat menjalankan dan menyelesaikan pekerjaan yang besar.

Tiada yang mustahil bagi Tuhan, Dia akan bekerja di dalam hidup kita, sehingga kita akan sanggup melakukan pekerjaan-pekerjaan yang besar. Jangan takut atas apa yang sedang kita hadapi. Carilah wajah Tuhan, maka Dia akan memberikan keberhasilan bagi tiap langkah hidup kita.

Lakukanlah apa yang benar di mata Tuhan dan carilah Tuhan selama Ia masih berkenan ditemui. Maka kita akan melihat banyak pintu-pintu yang dibukakan bagi jalan kita. Kita akan melihat keberhasilan demi keberhasilan di dalam hidup kita. Apa yang kelihatannya mustahil bagi manusia, Tuhan akan membuat menjadi mungkin di dalam hidup kita. Raihlah keberhasilan bersama dengan Tuhan. Haleluya!

“Maka engkau akan berhasil, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN kepada Musa untuk orang Israel. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah tawar hati.” 1 Tawarikh 22:13

Sumber : Pelita Hidup.com

Wednesday, July 31, 2013

Tempat Teraman: Tinggal Dalam Kehendak Tuhan

Tempat Teraman: Tinggal Dalam Kehendak Tuhan
“Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.” Mazmur 91:1-2

Tidak peduli dimanapun kita berada, bagaimananpun keadaan kita, siapapun diri kita, atau apa yang sedang menentang hidup kita, Tuhan akan menjaga kehidupan kita jika kita hidup di dalam kehendakNya.

TInggal di dalam kehendak Tuhan merupakan hal yang paling menyenangkan dan kita dapat mengalami hal-hal yang menyenangkan juga.

Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.” Amsal 18:10

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”” Mazmur 91:1-2

Jangan keluar dari lingkaran kehendak Tuhan dan perlindunganNya, atau Dia akan mengijinkan iblis untuk mencobai kita (red: baca kisah Ayub). Ada saatnya kita menderita akibat kesalahan kita sendiri, kecerobohan, malas berdoa, terburu-buru melangkah, dan ketidaktaatan kepada Allah.
Tuhan memegang teguh aturan dan hukum-hukum yang telah Dia tetapkan. Dan Dia tidak dapat melindungi kita jika kita melanggar peraturanNya. Ketika kita keluar dari kehendakNya, Dia bahkan mengijinkan kita untuk dicobai oleh iblis.

(Doa:) Tolong kami agar tetap dekat denganMu ya Tuhan dan tinggal dalam kehendakMu. Agar kami tidak takut dan tetap yakin bahwa kami ada dalam perlindungan, pemeliharaan dan berkat-berkatMu. Biarlah kami tetap taat dan melakukan kehendakMu ya Bapa. Amin.

Sumber: letjesushelpyou.com

Tuesday, July 16, 2013

Lakukanlah Yang Terbaik, Tuhan Akan Mengerjakan BagianNya

Lakukanlah Yang Terbaik, Tuhan Akan Mengerjakan BagianNya“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” Matius 7:7-8

Tuhan mengharapkan agar kita dapat melakukan semua yang bisa kita kerjakan dan Dia akan melakukan hal yang tidak bisa kita kerjakan. Ketika Yesus pergi untuk membangkitkan Lazarus dari kematian, Dia berkata kepada orang banyak, “Angkat batu itu” (Yohanes 11:39).

Dia bisa saja menggulingkan batu itu dengan kuasaNya, atau Dia bisa saja membuat Lazarus berjalah menembus batu itu. Lalu mengapa harus mereka yang mengangkat batu tersebut? Mengangkat batu dan memindahkannya dari pintu kuburan merupakan hal yang dapat mereka kerjakan pada saat itu. Mereka tidak dapat membangkitkan Lazarus dari kematian, tetapi mereka dapat memindahkan batu itu.
Yesus berkata bahwa kita harus meminta, mencari dan mengetuk.

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” Matius 7:7-8

Tetapi kalau kita tidak mencari, maka kita tidak akan menemukan. Mungkin sembilan dari sepuluh pintu yang kita coba terkunci semuanya. Kita hanya perlu mencari satu pintu yang terbuka. Untuk itu kita harus melakukan yang dapat kita kerjakan. Kita tidak dapat hanya duduk dan berkata, “Tuhan, bukakan jalan bagiku!” Tuhan berharap agar kita tidak sekedar berdoa saja, tetapi juga untuk keluar, mengerjakan sesuatu dan mencari terus.

Jika kita melakukan hal yang terbaik dan mematuhiNya, Tuhan akan melakukan segalanya bagi kita. Dia akan membuat hal-hal yang luar biasa yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Tuhan, tolonglah kami untuk mengingat pesan penting ini tentang melakukan hal yang dapat kami kerjakan, lalu mempercayai Engkau untuk melakukan bagianMu. Tolong kami untuk mempunyai iman yang teguh di dalam Engkau, sekaligus juga memiliki keberanian untuk melakukan hal-hal yang dapat kami kerjakan dan terus berjalan maju.

Sumber : Pelita Hidup.com

Friday, July 5, 2013

Tangan Tuhan

tangan-tuhanOrang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.” ” Mazmur 91:1-2
 
Dunia sedang mengalami begitu banyak krisis. Di masing-masing belahan dunia mempunyai krisisnya tersendiri. Baik itu krisis ekonomi, krisis enerji, dan banyak lagi. Krisis yang sedang melanda seluruh dunia adalah global warming (pemanasan global). Pemanasan suhu di permukaan bumi ini tidak bisa dihindari. Ini diakibatkan oleh pemakaian bahan kimia CFC yang mengakibatkan menipisnya lapisan ozon. Dunia semakin terancam keberadaannya. Tidak ada lagi tempat yang aman. Hanya satu tempat dimana kita mendapat perlindungan, yaitu dalam naungan tangan Tuhan. 

Ada kalanya berbagai masalah dan pencobaan yang kita hadapi membuat kita takut dan gentar. Tetapi pemazmur dalam Maz 91:9-10 mengatakan bahwa ketika kita menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan dan perteduhan kita, maka malapetaka tidak akan menimpa kita. Bahkan Tuhan memerintahkan para malaikatNya untuk menjaga segala jalan kita (Maz 91:11).

Dia tidak pernah melepaskan tanganNya dari hidup kita, asalkan kita senantiasa hidup berkenan di hadapanNya. TanganNya senantiasa menjagai kita dari segala kecelakaan.

Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku! Maz 31:15-16. 

Krisis apapun boleh terjadi di dunia ini, tetapi sebagai umatNya, Tuhan senantiasa melindungi hidup kita. Hidup kita senantiasa ada di dalam tangan Tuhan. Tidak ada satupun yang dapat mengganggu sehelai rambut kita tanpa seijinNya.

Jadikan Tuhan sebagai tempat perlindunganmu, maka tanganNya akan selalu melingkupi hidup kita.

Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.”Maz 20:7

Sumber : Pelita Hidup.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India